Dieng Culture Festival VII – trip to god’s abode

Dieng Plateau, little part of heaven thats being given by Almighty God into this world. Dieng is Located at 2093 meters above sea levels, on the center of Java Island. Dieng has beautiful panorama with good climate for the plantation, and of course, Dieng also has the uniqe culture within. Equator Indonesia as one of …


Open Trip : Dieng Culture Festival VII – 2016

Dieng berada tepat di tengah Pulau Jawa, sebuah kepingan surga  dunia  yang terletak di atas ketinggian 2093 mdpl. Tanah yang subur dan kebudayaan unik melebur di dalamnya. Equator Indonesia sebagai salah satu official partner Pokdarwis Dieng Pandawa, mengundang kalian untuk bergabung bersama kami di bumi Dieng dalam  sebuah perhelatan budaya yang paling dinantikan tahun 2016 …


Open Trip : Dieng Plateau + Mt. Prau 2016

Travellers… mari bergabung bersama kami menjelajahi negeri para dewa, Dataran Tinggi Dieng. Memiliki ketinggian 2093 mdpl, Dieng menjanjikan udara yang dingin dengan panorama yang menakjubkan di setiap sudutnya. Tak akan terlewatkan soft trekking “mengejar matahari” di Gunung Prau. Sebuah atraksi wisata trekking baru di Kawasan Dieng. Kita juga akan mengunjungi Telaga Warna-Museum Kailasa dan kompleks Candi Pandawa. Tak lupa kita akan mengunjungi …


Press release (Open trip Rinjani trekking, 27-31 Mei 2014)

Salam lestari Selamat datang Lombok. Kali ini kembali berkunjung ke Lombok bersama para peserta open trip Equator Indonesia. Rinjani! Daya tarik yang membuat para pendaki berduyun-duyun mengunjungi Lombok di musim pendakian. 30 teman-teman hebat dari domestik dan mancanegara telah mendaki gunung Rinjani. Selamat datang kemarau. Kabut dan hujan pun mulai berganti panas menyengat di sabana …


Press release (Open trip Semeru trekking, 24-27 Mei 2014)

Salam lestari Untuk pertama kalinya membuka trip Semeru trekking dalam konsep “open trip” untuk umum. Setelah sebelumnya eksis di gunung Semeru hanya untuk privat trip, baik itu turis domestik atau mancanegara. Berbeda, tentu saja. Ada yang baru pertama kali mendaki gunung, peserta yang belum saling kenal sebelumnya, dan yang paling beda tentu saja adalah kecepatan …


Progonaline, sungai mempertemukan kita semua

Tiga bocah kecil duduk berjejer di pinggir kali. Di atas tebing batu setinggi 5-8 meter yang memagari sisi sebelah kiri kali Progo. Mereka menunggu dengan takjub perahu berwarna-warni yang akan melintas di depan mereka. Pemandangan unik bagi bocah desa seperti mereka, yang mungkin selalu mengisi senja dengan “keceh” (keceh=bermain air) di sepanjang aliran Progo.