We have uploaded Mt. Argopuro Trekking by Suunto movescount account. The total length was 46.8 km. The routes was taken by GPS Garmin 76 CSX. You can follow this route, by just entering the coordinate on your Suunto Watch. And don’t forget to find the good time to climbs Mt. Argopuro. Usually at dry season, […]

Read More

Several things to know before building the campsite for the clients : Location, should be considering several factors : • The wind direction • The rainfall, and the water direction • The trees surrounding condition, (good, diagonal,broken) The Conmfortability • The tent condition should have in good condition. The roof, the floor, the frame • […]

Read More

Mt. Semeru is the highest mountain in Java Island. With the altitude of 3676 meter above sea level, hiking semeru become popular activities to every nature lover & traveler. Semeru Trekking is starting from Ranupani. Hiking Trail of Ranu Pani village is the most popular for Mt. Semeru Trekking acticvities. Ranu Pani village is located […]

Read More

Bismillahirrohmanirohim. Salam Lestari, Sudah 8 tahun Equator Indonesia berkarya di dunia pariwisata Indonesia, khususnya di bidang wisata petualangan. Jatuh bangun sudah kami alami, dan alhamdulillah saat ini sudah memapankan diri sebagai salah satu operator kepemanduan wisata petualangan di Indonesia . Salah satunya adalah kepemanduan wisata gunung. SDM terbaik selalu kami cari dan ciptakan agar memiliki […]

Read More

Mt. Merapi is one the most active volcano in the world. It’s located approximately 40 km north of Yogyakarta City. The 2010’s eruption of merapi, is the largest eruption that ever happened in Merapi. The eruption caused some damage, especially on some village in radius 4 km – 8 km from peak of Merapi. The […]

Read More

An amazing journey has been done at Central Java Indonesia. Feel the truly sensation of river rafting at Serayu River. Grade 3+ of Serayu is the guarantees of adventure sensation of river rafting. Continure the adventure to Mt. Sumbing. Thank you to Mr Kenneth & Mr Bryan from Denmark. They have joined with Equator Indonesia […]

Read More

RINJANI TREKKING AGUSTUS 2016 Metta 1 Metta 2 Stepehen Boyd Dennise Boyd   TAMBORA TREKKING OKTOBER 2016 RA Dewi Pramita Nurrokhmah Rizqihandari (Qiqi) Maureen Pudyaningtyas (Momo) Dewi Indah Sari (Indah) Fatimah Ghaida Rosyidi (Ghaida)   DIENG CULTURE FESTIVAL VII, 5 – 7 AGUSTUS 2016 MEPO JAKARTA Nessy Nathania (P) DP 700.000 + 650.000 (LUNAS) Sylvia Dwi […]

Read More

Salam lestari, Suatu saat di simpang tiga Manggelewa – Dompu, saya duduk sendirian dengan 2 tas  besar di samping. Mobil yang ditumpangi Pak Novem, klien saya, baru saja meninggalkan saya untuk menuju ke Bima. Beliau akan melanjutkan perjalanan ke Bali dengan pesawat, sementara saya melanjutkan perjalanan ke Mataram – Lombok dengan bus. Tujuan saya siang […]

Read More

              Pagi menyongsong bambu-bambu muda di pinggiran sungai Elo Magelang. Para tamu dan pemandu rafting berlalu lalang saling menjemput. Ya, pagi itu 25 Desember 2015 tim Equator Indonesia mendapatkan tamu dari Yogyakarta, terdiri dari keluarga besar sejumlah 4 mobil ditambah satu mobil yang menyusul.             Wajah-wajah semangat nan sumringah […]

Read More

Si Gareng ini begitu ngebet pengen mendaki Tambora sedari muda. Namun selalu saja ada ganjalan-ganjalan yang menghalanginya. Saat menjadi mahasiswa, “Kapan naik Tambora?” “Ntar deh nabung dulu, mahal di cost-nya. 2 tahun kemudian ketika sudah mapan dan bekerja di salah satu perusahaan ternama Jakarta. “Kapan naik Tambora?” “Ndak tau nih, sulit banget dapet cuti. Dikasih […]

Read More

Dikelilingi hawa panas di dalam besalen (tempat pembuatan keris) berdinding batu bata berukuran 3×5 meter ini, 2 orang asisten Mpu Sungkowo sedang mengerjakan proses tempa pamor. 1 orang bertugas membolak-balik logam di bara api dengan arang kayu jati. Lalu seorang lagi bertugas sebagai panjak, memukul lempeng logam yang terbuat dari besi, baja, nikel, klorin, nikel, […]

Read More

Catatan perjalanan ini dikirim oleh klien kami, Ibu Ade Dewijanti via e-mail. Dan di publish di sini atas ijin beliau. Terima kasih. Dear all, Setelah parno nggak bisa naik gunung di sekitar Jawa Tengah karena kebakaran hutan ilalang di beberapa jalur pendakian, akhirnya wiken 12-13 September lalu, jadi juga aku naik gunung Merbabu (3142 mdpl) […]

Read More

Di depan kami adalah sebuah kubangan lumpur dengan aroma khas kandang sapi. Barisan perdu dan pohon rotan berduri yang beberapa batangnya patah tersaruk mengelilinginya dengan cahaya langit yang bebas menerobos dari sisi utara. Di sisi yang lain adalah kanopi hijau hutan tropis dataran rendah yang lebat. Pak Odah, pemandu kami dari Taman Nasional menjelaskan kepada […]

Read More

Kandangnya para peternak kuda Sumbawa ini bukan hanya sepetak tanah dengan bangunan kayu beserta kuda-kudanya yang berjejer rapi. Melainkan, berhektar-hektar sabana hijau dengan pohon-pohon untuk berteduh dan aliran air kali yang berhulu di Tambora. Laut dan gunung menjadi pagarnya. Mereka melepas kuda-kuda, kerbau, sapi ke sabana yang mereka kunjungi seminggu 2 minggu sekali. Memberikan seember […]

Read More

Klik Ulasan Everest..#1 Intro…….venture Consultants, menuliskan dalam bukunya pada tahun 2014 “After the Wind : 1996 Everest Tragedy-One Survivor’s Story. *** Tidak cukup durasi film 2 jam untuk menceritakan kisah nyata berdurasi 2 bulan. Diawali dengan berkumpulnya para klien Adventure Consultants ke Kathmandu untuk ekspedisi. Saat itu bulan April 1996, musim ramai pendakian Everest. Para […]

Read More

Mereka berfoto-foto di atas puncak-puncak dunia. Mengibarkan bendera negaranya. Bersujud syukur atas keberhasilan mereka mencapai puncak setelah perjuangan berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Keberhasilan mereka mencapai puncak bukan berarti mereka akan turun dengan selamat. Hampir sebagian besar kecelakaan yang mengakibatkan kematian pendaki gunung terjadi saat pendaki turun dari puncak. “Getting to the top is optional. Getting […]

Read More

Menjadi Volcano Guide atau Mountain Guide adalah salah satu level lanjut bagi penggemar olahraga/hobi mendaki gunung. Jika memang tertarik dan punya gairah di jalur ini. Tak cukup penguasaan medan menjadi modal, tak cukup pengalaman menjadi sebuah ukuran. Ilmu survival, peta kompas, geologi, biologi, sosiologi cukuplah sebagai penunjang. Kekuatan fisik cukuplah dilatih, tapi bukan itu yang […]

Read More

Merapi, located  in Java Island, the most active volcano in Indonesia. Merapi trekking route – Indonesia. recorded by jarody hestu – Mountain Guide of Equator Indonesia. Navigated by Suunto Ambit 2S. Join with us in Merapi Trekking  

Read More

Sudah tahu kalau event tahunan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 2015 akan diselenggarakan di Taman Kuliner Condong Catur Jogja? Yups, FKY tahun ini akan berlangsung dari tanggal 19 Agustus s/d 5 September 2015.  Yuk mari hadir dalam event seni &  budaya Yogyakarta di FKY 2015. Dalam event ini Equator Indonesia akan memberikan diskon promo trip untuk […]

Read More

PREFACE . Salam lestari, Indonesia is the ring of fire. Unique archipelago at equator line, consist of thousands islands with many rows of volcanoes standing there. Some volcanoes are active. On the slope of mountain, the tropical rain forest makes a unity with kingdom of animal. . And peoples coming there. For what? Many reason. […]

Read More

Bocah Dieng adalah sebuah gerakan kreatif dari bumi Dataran Tinggi Dieng untuk negeri Indonesia tertjintah ;p. Kami berupaya dengan segala daya & kreatifitas yang kami miliki untuk berperan secara aktif dalam mempromosikan pariwisata kawasan Dataran Tinggi Dieng ke seluruh dunia melalui desain kreatif. Tidak hanya itu, Bocah Dieng juga mengangkat hal-hal menarik yg terjadi cuma […]

Read More

Salam lestari, . Arung jeram untuk semua. Orang kantoran, mahasiswa, anak sekolah, setiap pemula bisa melakukannya. Tunggu apa lagi, ayo berbasah-basah ria. Setiap orang memulai kesenangannya dengan status pemula. . Equator Indonesia mengajak Anda untuk berarung jeram di beberapa sungai di Jawa Tengah, seperti sungai Elo, sungai Progo dan Bogowonto. Silakan unduh paket arung jeram […]

Read More

Salam lestari, Borobudur adalah tempat yang akrab bagi saya, mengingat profesi saya sebagai seorang guide. Setiap mengantar tamu-tamu asing, saya bersama guide berbahasa asing dari Borobudur akan mulai membaca relief dari gerbang sisi timur candi. Saya butuh bantuan dia, karena saya tak bisa membaca relief Borobudur. Relief akan dibaca searah jarum jam mengelilingi setiap tingkatannya […]

Read More

Nama            : Jarody Hestu Golongan darah        : A Rhesus + (positif) – donor aktif Domisili            : Bantul – Daerah Istimewa Yogyakarta Alamat            : Dusun Tosoran, Desa Wisata Kebonagung – Imogiri, Bantul, DIY Instansi         : CV. Equator Sinergi Indonesia Posisi            : Founder, volcano guide (pemandu […]

Read More

Dry season will be coming soon in Indonesia. The best season for mountain trekking. Watch the sunrise in a tropic isle. Spend the night in the rainforest. Enjoying a summer barbeque in the cool weather. Fishing in the lake and more. You can do that at Mount Rinjani. Join us for Rinjani trekking, 2013 season. […]

Read More

Menginspirasi dan terinspirasi (sebuah catatan kecil Kelas Inspirasi 20 Februari 2013)   oleh Jarody Hestu   Assalamu’alaikum Wr. Wb.   “Apakah pemandu wisata itu?” “Pemandu wisata adalah petualangan gunung.” tulis Feritiyas Maryati polos di kertas. Sebuah jawaban yang polos dari gadis kecil kelas 5 SD, karena yang dia lihat selama sesi kelas saya adalah hal-hal […]

Read More

Pernah mendengar kata angkringan? Bagi yang pernah berkunjung atau tinggal di kota Jogjakarta pasti sudah familiar dengan istilah ‘angkringan’. Angkringan adalah sebuah gerobag dorong yang menjual berbagai macam makanan dan minuman khas yang biasa berjualan di pinggir jalan. Di sekeliling gerobag biasanya disediakan bangku kayu yang muat untuk 8 orang dan gerobagnya ditutup kain terpal […]

Read More

JeJamuran adalah resto perintis yang menawarkan beraneka masakan berbahan dasar jamur. Bahan baku jamur mengandung berbagai macam asam amino, mineral, vitamin dan senyawa bioaktif yang baik bagi kesehatan. Jamur juga telah terbukti menaikkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah dan kandungan lemah dalam tubuh, menghambat partumbuhan tumor, antiinflmasi dan antimikroba.   Jamur yang digunakan sebagai […]

Read More

21 Desember 2012   Assalamu’alaikum Wr. Wb   Hampir pukul 9 malam, di bawah rintik hujan Jogja yang entah kapan mereda. Biasanya, hujan seperti inilah yang paling awet, tak seberapa deras tapi maha lama. Sebaliknya, jika hujan itu seperti ember penuh air yang “ujug-ujug” tumpah semua, sangat deras, biasanya berlangsung hanya dalam hitungan puluhan menit […]

Read More

Dear Indonesia, 3 kota ini adalah Situbondo, Banyuwangi dan Bondowoso. Hampir 300 kilometer jalan raya menggaris 3 titik ini menjadi sebuah lingkaran yang berdiameter mencapai 100 kilometer. Lingkaran yang dipagari oleh 3 Taman Nasional yaitu TN Meru Betiri, TN Baluran dan TN Alas Purwo. Lalu ada apakah di dalam lingkaran tersebut? *** Sesosok pria tua […]

Read More

Air tak begitu coklat, normal-normal saja sepertinya. Mungkin tadi malam tak hujan di sini. Memang, kalau hujan turun dengan deras pada malam hari, maka air pada pagi hari akan mewujud riak-riak coklat seperti seduhan coffemix panas. Dan kalau sudah begitu, sungai Bogowonto akan menunjukkan kengeriannya.

Read More

“mbah,pokoknya jangan sampai Bogowonto kotor ya :)” celetuk salah seorang pemudi baik hati dan berotot dari belakang rumah dengan kucing-kucing di sekelilingnya, dalam sebuah sesi chatting yang cukup lama. Kami sedang membicarakan tentang sungai Bogowonto.

Read More

Salam lestari, Arung jeram, mari memandang kegiatan ini dalam paruhan waktu di belakang, kira-kira 15-20 tahun yang lalu. Orang-orang ketika itu masih memandang kegiatan ini sebagai sesuatu hal yang eksklusif. Bahkan ada beberapa di antara mereka yang mungkin akan memandang bahwa kegiatan ini setara dengan kegiatan beresiko tinggi lainnya seperti diving, paralayang dan lainnya. Tak […]

Read More

Akan dibawa kemanakah petualangan-petualangan kita? Apakah cukup dengan memotret pemandangan-pemandangan indah lalu menulis dan menyebarkannya kepada dunia? Petualangan akan menjadi lebih bermakna jika kita membawanya kepada manfaat. Manfaat seperti apa? Humanity. Begitulah, di “tempat-tempat yang entah” kita akan berinteraksi dengan manusia-manusia sederhana. Bogowonto, dengan ribuan masyarakat sederhana tinggal di tepiannya. Apa yang harus dilakukan? Jika […]

Read More

Sembari berpikir di atas perahu, Bogowonto benar-benar istimewa. Segala potensi yang mendukung wisata hadir di sini. Alam, penduduk, seni budaya dan tentu saja petualangan. Semoga dari pengarungan Bogowonto ini akan memberikan manfaat. Untuk siapa? Setiap yang baik akan kembali kepada yang baik pula. Untuk Bogowonto, semoga.

Read More

Separuh lintasan lagi yang harus terpetakan, Bogowonto bawah. Sudah terencanakan, 2 minggu setelah pengarungan Bogowonto atas. Semangat yang tinggi bergelayut, Bogowonto atas adalah ketegangan yang telah berhasil dilewati. Sementara, sekarang di Bogowonto bawah adalah saat untuk lebih menikmati pengarungan dengan riang sambil menguasai medan yang esok akan berguna bagi kami. Beberapa tim sudah pernah mengarungi […]

Read More

Beberapa titik-titik menarik saya plot. Entah itu titik dengan jeram bergradien tinggi ataupun titik dengan pemandangan yang menakjubkan. Kami bertemu 2 buah curug lagi saat perahu memasuki wilayah Burat. Tampaknya perahu hampir memasuki wilayah kabupaten Purworejo. Di kiri (timur) sungai adalah wilayah Purworejo, sementara di kanan (barat) sungai adalah wilayah Wonosobo. Masih belum menemui perkampungan.

Read More

Tak ada yang membosankan di Bogowonto atas. Dayungan harus selalu terjaga. Sang skipper tak henti-hentinya berteriak memberikan aba-aba. Jika ada kelokan tajam dengan jeram-jeram yang tak terlihat dari jauh, maka scouting harus dilakukan. Jika masih terlihat jalur-jalurnya, maka pengamatan bisa dilakukan dari atas perahu sambil berdiri. Pukul 10.41, perjalanan terhalang oleh barisan batuan besar di […]

Read More

Saya menyukai pengarungan sungai Pekalen di Probolinggo, penampang sungai yang sempit dengan tempo yang cepat karena aliran air yang selalu bergradien. Tebing batu di kanan kiri, dengan pemandangan yang alami. Jeram-jeram yang tak kunjung berhenti. Kadang berupa undak-undakan dengan hole di beberapa bagiannya yang menunggu datangnya perahu terbalik. Under cut hadir di setiap kelokan sungai. […]

Read More

Sebuah pick-up dengan perahu karet berwarna merah di atasnya dan 6 orang duduk di bak dengan perahu sebagai atapnya. Jika pick-up itu berjalan di sekitar Borobudur, itu bukanlah sebuah keanehan. Pastilah mereka akan mengarungi sungai Progo atau Elo. Itu kesibukan yang selalu dialami para sopir pick-up di sekitar Borobudur setiap hari Sabtu-Minggu. Namun jika berjalan […]

Read More

Elo-Progo, site arung jeram paling ramai di Jawa Tengah yang terletak dalam 1 kawasan. Sementara Borobudur menjadi magnet penggoda kunjungan orang dalam kawasan tersebut. Kami membayangkan hal seperti itu di Bogowonto. Lalu kami buka peta Bogowonto, benar juga hampir sama. Sungai Elo di sebelah timur akan bertemu dengan sungai Progo di Progo tengah lalu menjadi […]

Read More

Bentang sawah mendominasi daerah tepian sungai Bogowonto, dari atas hingga ke bawah. Dan sawah-sawah ini mendapatkan anugrah air yang berlimpah dari aliran sungai Bogowonto. Beberapa titik sungai dibendung, memecah aliran sungai menjadi aliran kecil. Aliran kecil ini akan menuju kepada petak-petak sawah di pedesaan. Landscape yang menarik minat para pendatang untuk sekedar menghabiskan liburan di […]

Read More

Pemilihan starting point dan finish point harus dipersiapkan. Di mana aspek-aspek yang mendukung, dimana aspek-aspek yang tidak mendukung. Di hadapan kami adalah 2 lembar peta Bakosurtanal yang mencangkupi aliran sungai Bogowonto dari kecamatan Kepil, Wonosobo hingga kota Purworejo. Ada belasan tempat-tempat di pinggiran sungai Bogowonto. Lalu bertanya-tanya di tempat mana perahu akan menepi, untuk kembali […]

Read More

Wonosobo, jalan raya Purworejo-Wonosobo kami lewati dengan motor, kota Wonosobo dan Purworejo dibatasi oleh gapura perbatasan yang dikelilingi hutan pinus. Jalan raya ini adalah jalan raya yang meliuk-liuk membelah perbukitan Menoreh. Beberapa lobang menganga mengintai kelengahan para pengendara kendaraan bermotor. Saya membayangkan bahwa kelak jalan raya ini akan sering dilewati barisan pick-up yang membawa perahu […]

Read More

Informasi datang silih berganti, itulah yang kami butuhkan. setidaknya dari informasi itu kami menjadi yakin bahwa pengarungan dapat berlangsung dengan aman. Beberapa tim pengarung dari mapala-mapala di Jogja telah memberi informasi yang menggembirakan tentang Bogowonto bawah. Terima kasih Palapsi, Silvagama, Makupela dan beberapa tim lain atas informasinya. Lalu bagaimana dengan Bogowonto atas? Tak ada informasi […]

Read More

salam lestari, “lha priyayi putri-putri kok yo do wani ?” (para perempuan ini kok pada berani ?) celoteh salah seorang petani baik hati dari belasan petani dan pencari ikan yang kami temui sepanjang pengarungan ini. Sementara lirikan matanya tertuju kepada Sukma dan sang skiper, Nurul. Petani ini hanyalah salah satu dari belasan petani yang kami […]

Read More

Dia tampak seperti sebuah monumen, yang selalu dilihat di pagi dan sore yang cerah dari setiap sudut kota Jogja. Dia tampak seolah-olah seperti piramida yang menusuk langit dan memberi pesan bahwa suatu saat bencana akan didatangkannya. Dia memberikan inspirasi tersendiri bagi beberapa hotel berbintang di Jogja agar membangun kamar-kamar mahal dengan jendela yang menghadap ke […]

Read More

Aku cukup beruntung dianugrahi Gusti sepotong tubuh yang tinggi dengan langkah-langkah kaki yang panjang. Ini terkait dengan apa yang aku lakukan selama ini, mendaki gunung memimpin orang-orang dari luar negeri. Sebagian besar di antara mereka pastilah mempunyai tinggi badan di atas 6 feet (180 cm). Dan 1 langkah kaki mereka berarti sama panjangnya dengan 2 […]

Read More

hari pencukuran gimbal, Aransemen nada ini begitu familiar, mengalun syahdu diiringi semilir angin gunung di sepanjang jalan raya Dieng hari Minggu itu. Orang-orang yang hilir mudik begitu ramai tak mampu melawan suara tek-tek dari perkusi bambu yang dimainkan  sekitar 15 orang. Bukan nada-nada gubahan gending Jawa, bukan pula dari nada-nada pop masa kini. Mereka memainkan […]

Read More

hari napak tilas, ..syahdan suatu hari ketika halimun rapi membalut batu-batu tua di pagi hari, Gestur wajah pria lepas paruh baya ini menampakkan kelelahan. Hari-hari terakhir ini, beliau telah ikhlas ijinkan segala beban hadir di pundaknya. Beban untuk meneruskan tradisi santun yang telah diwariskan secara turun temurun oleh nenek moyangnya. Bahkan butir-butir upas kemarau (butiran […]

Read More

~ Dari perjalanan saya di Komodo, beberapa bulan yang lalu Cerdas. Itulah yang bisa saya gambarkan mengenai binatang purba ini setelah mendengarkan kisahnya dari para polisi Kehutanan di Taman Nasional Komodo Desember 2010 lalu. Komodo Dragaon (Varanus komodoensis) adalah keturunan langsung dari hewan purba yang masih hidup dan dapat kita lihat hanya sekali lagi hanya […]

Read More

11 Juli 2010, di hari ketika kabut enggan menutupi yang biru… 8 anak kecil berpipi merah, berusia sekitar 4-5 tahun dikirab dengan beberapa kereta kuda. Dipagari para abdi berpakaian Jawa yang mengawal kirab dari barisan pemangku adat di depan hingga para penari di belakang. Para penari yang terus menari selama mengelilingi kampung/ Ada penari Tek-tek […]

Read More

Guiding ke Rinjani, 17-24 Mei 2010 bersama Zachary Knight, Jim Steele dan Rebecca Leija Hanya segelintir epilog dari perjalanan panjang ini. Kami disambut para porter di Plawangan Sembalun dengan breakfast roti bakar dan bubur ayam sembari menikmati beberapa sisa cemilan yang ada. Beberapa gelas capuccino dan teh hangat pun terhidang untuk mereka. Ya, seluruh logistik […]

Read More

Guiding ke Rinjani, 17-24 Mei 2010 bersama Zachary Knight, Jim Steele dan Rebecca Leija Summit attack di Rinjani bukan sesuatu yang mudah untuk dijelaskan. Zach sering menanyakannya pada saya, mana yang lebih sulit antara Rinjani atau Semeru. Dan saya hanya menjelaskan dengan sederhana, bahwa Semeru memang lebih sulit namun Rinjani lebih panjang dan membutuhkan kesabaran.

Read More

Guiding ke Rinjani, 17-24 Mei 2010 bersama Zachary Knight, Jim Steele dan Rebecca Leija Seketika suara menggelegar datang dari udara. Lalu entah apakah ini sebuah sugesti, tanah di Plawangan Sembalun ini seperti bergetar. Begitulah, letusan Barujari datang setiap 5-6 jam sekali. Dan saya berharap ketika kami berjalan di atas Segara Anak dini hari nanti, Barujari […]

Read More

Guiding ke Rinjani, 17-24 Mei 2010 bersama Zachary Knight, Jim Steele dan Rebecca Leija Dinner resto yang begitu romantis. di atas ketinggian 3000 meter dpl dengan bulan separuh purnama berdian di atas. Mewujud pandangan jauh ke depan, ke arah Segara Anak. Segala hidangan barbeque pun hadir di sini. Hasil racikan pria-pria sederhana yang sepanjang hari […]

Read More

Guiding ke Rinjani, 17-24 Mei 2010 bersama Zachary Knight, Jim Steele dan Rebecca Leija Saya selalu nyaman di sini, savana. Kenapa? Saya merasa sangat kecil di sini. Saat kecil kita sering bermain di sebuah lapangan yang luas, anggaplah kita bermain layang-layang lalu tiba-tiba serentak berlari mengejar layang-layang putus hingga ujung lapangan yang dipagari kampung-kampung. Seperti […]

Read More

Guiding ke Rinjani, 17-24 Mei 2010 bersama Zachary Knight, Jim Steele dan Rebecca Leija Di mana-mana turis asing hilir mudik di Selaparang, sementara saya menunggu Zachary beserta keluarganya di pintu kedatangan. Kamis, 20 Mei 2010 pukul 4 sore waktu Lombok pesawat yang dia naiki telah mendarat di Lombok. Dan saya akan menjemput mereka lalu mengantarkan […]

Read More

Guiding ke Rinjani, 17-24 Mei 2010 bersama Zachary Knight, Jim Steele dan Rebecca Leija   Selasa, 18 Mei 2010 menjelang pukul 3 sore waktu Lombok. Kaki saya menapak tanah Lombok. Bus yang saya naiki menurunkan beberapa penumpangnya di terminal Mandalika, Mataram. Aroma mendung langsung menyapa di atas. “Ahh, seperti halnya Jogja yang selalu mendung di […]

Read More

Guiding ke Rinjani, 17-24 Mei 2010 bersama Zachary Knight, Jim Steele dan Rebecca Leija Mei ini hampir selalu hujan tiap sorenya di Jogja. Menjelang Juni yang kemarau, sisa-sisa air yang tertinggal di atas mulai dihabiskan. Sekedar sebagai pengingat, “Hai para backpacker, bulan Juni segera tiba. Mari, mari berpetualang mengelilingi Indonesia menyambut kembalinya matahari yang panas […]

Read More

Namanya Pak Min, petani sederhana di lereng utara gunung Merapi. Yang menyambut pagi dengan menghangatkan diri di perapian pawon rumahnya. Lalu menghirup aroma kopi tubruk buatan menantunya sebelum bergelinjang dengan hangatnya surya di tegalan. Rumah kecil yang selalu ramai tiap akhir pekan. Ya, rumah ini adalah tujuan utama para pendaki sebelum menapaki setapak Merapi hingga […]

Read More

Merapi guide, Sekolah Bahasa Realia Jogyakarta, 30-31 Januari 2010   Bagi kami, Merapi adalah taman bermain dan sekolah alam. Namun bagi para klien yang saat ini sedang terlelap di dalam tenda, memandang Merapi adalah memandang cantiknya Indonesia dari atas ketinggian. Hmm, mungkin suatu saat saya akan menghadirkan sebuah konsep sekolah alam dalam proyek guiding pendakian […]

Read More

Merapi guide, Sekolah Bahasa Realia Jogyakarta, 30-31 Januari 2010 Januari, ketika matahari mulai bergeser dari selatan ke arah equator (utara). Yang menyebabkan senja selalu datang terlambat, dengarlah suara azan Maghrib yang berkumandang selepas jam 6 sore ini. Ada penghujan yang menyebabkan Anaphalis javanica enggan untuk berbunga di lembahan Merapi. Sebut saja dia sang edel yang […]

Read More

Merapi guide, Sekolah Bahasa Realia Jogyakarta, 30-31 Januari 2010 Ada sesuatu yang hambar jika kisah pendakian Merapi akhir pekan kemarin hanya melayang di udara, pun saya telah menuliskannya di kertas lusuh dengan bercak coklat itu. Tapi, bukankah hanya saya yang membacanya, tanpa ada orang lain yang merasa apa yang saya rasakan. Dan begitulah, di Kamis […]

Read More

Kami menyebutnya jalur VIP, ini adalah jalur temudah untuk menuruni luweng Jomblang. Ada sekitar 5 jalur yang dapat dipakai rappeling (menuruni tali) di sekitar luweng. Sebagian besar di antaranya memakai batang pohon jati maupun lobang batuan karst sebagai pengaman emasnya dan berada di atas permukaan luweng yang berkedalaman 40 meter ini.

Read More

Lobang..luweng..bolongan..hole, sebuah entry menuju kegelapan. Berpuluh lobang menciptakan titik-titik hitam dari cetak biru foto satelit karst pegunungan Kidul. Di sepanjang garis pantai yang melewati Bantul, Gunungkidul, Wonogiri, Pacitan, Trenggalek, hingga Tulungagung. Di situlah orang-orang akan mengucapkan selamat datang kepada kemilaunya kegelapan.

Read More

Rasa takut adalah sesuatu yang mutlak ada dalam diri seorang manusia. Karena hati itu tak mungkin “beku”. Ada takut sebagai latar timbulnya sifat-sifat seorang manusia. Ada orang-orang yang takut ketinggian, ada yang takut binatang melata, ada yang takut gelap, ada yang takut sendirian, bahkan orang-orang ang paling berani pun suatu saat akan mengalami ketakutan terhebat […]

Read More

Seorang anak kecil takut gelap, dia selalu ditakuti bundanya. Tutur sang bunda, “Cepat ke dalam rumah nak, sudah gelap, banyak setan di luar.” Si kecil lalu berlari sambil menjerit ke lingkar pelukan bundanya. Bukankah Anda semua juga mengalaminya, bahwa gelap dan setan yang kita takuti itu berawal dari pembelajaran kecil seperti itu. Sang bunda pasti […]

Read More

Siang ini seperti hari biasa yang kulalui ditengah pengungsian SD Sewukan Desa Sewukan, Kecamatan Dukun, Kab. Magelang. Sebenarnya rumahku bukan disini tetapi di sebuah dusunq yang terletak kurang lebih 6 km dari puncak Merapi.  Terpaksa aku harus mengungsi ke sini,,ke Sekolah ini..aku tidak bisa sekolah..karena sekolahku hanya berjarak 6 km dari Pundak Merapi..begtu mungkin wahyudi […]

Read More

Museum Dieng “Kailasa” terletak di kompleks Gedung Arca milik Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah, di dekat Candi Gatotkaca, Dieng, Kecamatan Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah. Dengan dibangunya Museum Kailasa menambah kekayaan obyek wisata di Banjarnegara, Museum ini diresmikan oleh Menbudpar tanggal 28 Juli 2008, Museum Kailasa ini berisi artefak dan cerita tentang geologi, flora-fauna, […]

Read More