Yogyakarta selain menjadi kota pelajar dan budaya, juga memiliki keindahan alam yang mengagumkan. Equator Indonesia mengajak anda menikmati kemudahan berwisata dengan menyajikan berbagai paket tour yang dapat anda pilih.

A. Prambanan Tour
Dataran Prambanan merupakan daerah di sebelah timur kota Yogyakarta yang memiliki peninggalan purbakala luar biasa dan sangat menawan yang meliputi Candi Prambanan sebagai candi utama kemudian Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Sewu.

Cerita Candi Prambanan berakar pada legenda masyarakat sekitar berupa kisah seorang pemuda bernama Bandung Bondowoso yang ingin mempersunting Roro Jonggrang, syarat dari pernikahan tersebut adalah Bandung Bondowoso diharuskan membangun seribu candi dalam waktu semalam, Bandung Bondowoso yang terkenal akan kesaktiannya membawa bala tentara makhluk gaib dalam membangun candi tersebut. Alkisah, pembangunan candi akan terpenuhi, Roro Jonggrang yang tidak ingin diperistri oleh Bandung Bondowoso meminta masyarakat sekitar untuk menumbuk alu dan membuat api sehingga suasana seperti pagi hari. Ketika itu bangunan candi yang telah di bangun berjumlah 999, ketika Bandung Bondowoso tahu bahwa perbuatan curang itu dilakukan oleh Roro Jonggrang maka dia pun marah dan mengutuk Roro Jonggrang menjadi batu untuk melengkapi jumlah candi menjadi 1000 buah candi dan oleh penduduk sekitar kompleks candi tersebut dinamakan candi Roro Jonggrang atau Candi Prambanan karena berada di dataran Prambanan.

Salah satu klien kami dari grup Malaysia – Singapura di candi Prambanan

Sampai saat ini Candi Prambanan menjadi tujuan wisata yang popular di Yogyakarta setelah Candi Borobudur di Magelang. Keindahan Candi Prambanan dilengkapi dengan kehadiran Sendratari Ramayana yang diselenggarakan di panggung terbuka Trimurti dengan latar belakang Candi Prambanan dan pencahayaan yang menakjubkan.
Kami akan membawa anda berkeliling dan menikmati keindahan alam dan candi prambanan dalam paket wisata tour kami

.

B. Borobudur Tour
Candi Borobudur terletak disebelah barat laut kota Yogyakarta, Candi Borobudur sendiri dibangun di dataran tinggi Borobudur yang dikelilingi dengan keindahan alam perbukitan menoreh disebelah selatan.
Menurut legenda jawa, candi – candi indah ini di bangun didataran Kedu yang meliputi daerah yang sangat luas Dataran Tinggi Dieng, Dataran Borobudur, dan Dataran Prambanan. Dataran ini terkenal karena keindahan alam dan kesuburan tanahnya.

Candi Borobudur atau “ Bhumisambhara” yang artinya Bukit Kebijaksnaan sendiri dibangun oleh Wangsa Syailendra beragama Buddha aliran Mahayana oleh Rajanya pada saat itu adalah Samaratungga pada abad 824 M. Konon, arsitek Candi Borobudur itu sendiri adalah Mpu Manuku yang bergelar Rakai Pikatan, anak dari Rakai Garung yang beragama Hindhu beraliran Syiwa. Mpu Manuku adalah orang yang cerdas dan pintar dan mendapatkan pengetahuannya dari sang Ayah, oleh para Brahmana Mpu Manuku mendapat gelar Pangeran Jatiningrat. Pada saat itu, terdapat dua wangsa yang meliputi daerah kekuasaan yang sangat besar diantaranya adalah wangsa Sanjaya beragama Hindu Syiwa dan Wangsa Syailendra beragama Buddha Mahayana. Atas dibangunnya candi Borobudur oleh Jatiningrat dan usahanya meyakinkan Samaratungga sehingga nama Samaratungga menjadi terkenal dan menjulang, maka putrinya Pramodhawardhani dinikahkan dengan Rakai Pikatan sehingga bersatulah ke dua wangsa tersebut. Untuk menghormati leluhurnya, Rakai Pikatan turut pula membangun “Syiwagrha” atau Candi Prambanan.

Keajaiban serta keindahan arsitektural Candi Borobudur mengingatkan pada sebuah teratai yang menjadi perlambang dalam ajaran Budha dengan terdiri dari 3 bagian, Kamadhatu bagian bawah yang melambangkan alam manusia yang masih dikuasai oleh nafsu, Rupadhatu bagian tengah yang melambangkan alam antara dimana manusia yang sudah bebas bebas dari nafsu tapi masih terikat oleh jasad , dan Arupadhatu pada bagian atas melambangkan alam atas dimana usaha manusia yang telah tak berujud untuk mencapai nirwana. Pada puncak bangunan berdiri stupa terbesar yang melambangkan nirwana.

Grup Malaysian Backpackers di candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan tujuan wisata utama di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta karena arsitektural keindahan bangunan candi yang sangat menakjubkan. Kami akan membawa anda berkeliling dan menikmati keindahan alam dan candi Borobudur dalam paket wisata tour kami.

C. Ramayana Ballet
Ramayana ballet atau Sendratari Ramayana merupakan seni pertunjukan tari yang di kemas secara indah dengan ragam gerak, music, kostum dan drama menjadi seni pertujukan yang luar biasa. Sendaratari Ramayana bercerita tentang kisah Ramayana yang terpahat pada relief Candi Syiwa, Prambanan.
Dengan latar belakang candi Prambanan dan pencahayaan yang bagus, pertunjukan ini menjadi daya tarik tersendiri dan menjadi sangat luar biasa ketika bulan purnama bersinar terang menghadirkan suasana mistis dari Candi Prambanan.
Buktikan dan saksikan keindahan Ramayana ballet dalam paket wisata tour kami.

Sendratari Ramayana

Sendratari Ramayana

D. Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta merupakan istana sebagai pusat pemerintahan dari Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, sampai saat ini Keraton Yogyakarta menjadi tempat tinggal dari Sultan yang saat ini bertahta setelah bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saat ini sebagian dari kompleks keratin telah difungsikan menjadi museum berbagai koleksi kesultanan diantaranya museum kereta kencana, museum batik, museum biografi Sultan ke-9, koleksi keramik pemberian raja-raja eropa, replica pusaka keratin, gamelan, dan lain-lain.

E. Yogyakarta Tour
Yogyakarta tour merupakan tour mengunjungi daerah- daerah menarik di kota Yogyakarta diantaranya kota gede, kerajinan perak, pabrik coklat “monggo”, pusat kaos “dagadu”, pabrik bakpia pathok serta wisata kuliner khas Yogyakarta.
Kami akan membawa anda berkeliling dan menikmati tour ringan yang syarat dengan hiburan sambil menikmati sudut – sudut kota Yogyakarta dalam paket wisata tour kami.

Proses pembuatan bakpia

F. Lava Tour
Lava Tour Merapi merupakan wisata baru yang ada di Kaliurang, Yogyakarta. Pasca erupsi Merapi 2010 silam daerah yang dilanda awan panas Merapi menjadi tempat bersejarah. Anda akan diajak untuk berkeliling menikmati pemandangan Gunung Merapi dan daerah Kaliurang pasca erupsi 2010 diantaranya adalah Telaga putri, Kali kuning, Kali adem, Kali Gendol, Kali Opak, Makam mbah Marijan, Desa Petung, dan Desa Jambu.

G. Agribisnis Salak, Turi
Turi merupakan salah satu daerah yang berada di Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya berada di utara kota Jogja, tepatnya di kawasan lereng Gunung Merapi. Maka tak heran jika daerah Turi terkenal sebagai daerah agrowisata dengan wisata suasana alam yang sejuk dan alami, serta memiliki potensi perkebunan salak pondoh yang berkualitas. Salah satu kawasan wisata agro adalah Wisata Agro Salak Pondoh (WASP). Kawasan ini terletak di Desa Bangun¬kerto, Kecamatan Turi, Sleman, Yogyakarta. Dengan posisinya yang strategis, wisata Agro Salak Pondoh merupakan alternatif tujuan berwisata anda setelah mengunjungi Candi Borobudur di Magelang atau Candi Prambanan di Kalasan. Disini anda dapat melihat budidaya salak, merasakan kelezatan varietas salak, dan membawa salak pilihan anda.

H. Museum Monumen Jogja Kembali (Monjali)
Terletak di Lingkar Utara Ring Road dan berdekatan dengan Jalan Palagan, museum ini merupakan salah satu museum dari sekian banyak museum yang ada di Yogyakarta. Pertama kali anda berkunjung di museum ini akan terasa aroma perjuangan perlawanan putra putri Indonesia melawan penjajah Belanda ketika itu. Monumen berbentuk tumpeng ini memiliki tinggi 31,8 meter, berdiri di lahan seluas 5,6 hektar. Halaman monumen ini merupakan plasa yang luas, yang kerap digunakan sebagai tempat pelaksanaan berbagai acara. Beberapa senjata militer yang pernah digunakan TNI pada masa lalu diletakkan di halaman depan monumen, sebagai bagian dari benda bersejarah.
Monumen memiliki dua pintu masuk. Pintu barat dan pintu timur menuju ke museum yang berada di lantai satu. Di dalam museum ini tersimpan lebih dari 1.000 koleksi yang berkaitan dengan Serangan umum 1 Maret 1949. Pintu selatan dan pintu utara menuju ke lantai dua yang beisi relief dan diorama. Adapun lantai tiga yang merupakan lantai teratas merupakan ruang hening untuk bermeditasi.
Saat ini konsep kunjungan wisata museum Jogja Kembali ditambah dengan adanya taman lampion yang berada di plasa museum dan wahana- wahana pendukung lainnya. Disini anda akan disuguhkan keindahan lampion-lampion pada kunjungan di malam hari.

I. Ekowisata Pedesaan
Daerah pedesaan di kota Yogyakarta menawarkan keindahan alam pedesaan, adat istiadat budaya yang bernilai tinggi. Anda akan diajak menyusuri setiap momen yang ada di desa khususnya angon bebek dan kambing, menanam padi, membajak sawah, bersepeda melihat kehidupan masyarakat pedesaan, mengunjungi tempat tempat pembuatan wayang, keris, membatik, dan menikmati ketenangan alam pedesaan di malam hari ditemani suara jangkrik dan hewan- hewan malam yang tidak akan anda temui di perkotaan. Rasakan sensasi alam pedesaan bersama kami.

J. Wayang Kulit
Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Jawa. Wayang berasal dari kata ‘Ma Hyang’ yang artinya menuju kepada roh spiritual, dewa, atau Tuhan Yang Maha Esa. Ada juga yang mengartikan wayang adalah istilah bahasa Jawa yang bermakna ‘bayangan’, hal ini disebabkan karena penonton juga bisa menonton wayang dari belakang kelir atau hanya bayangannya saja. Wayang kulit dimainkan oleh seorang dalang yang juga menjadi narator dialog tokoh-tokoh wayang, dengan diiringi oleh musik gamelan yang dimainkan sekelompok nayaga dan tembang yang dinyanyikan oleh para pesinden. Dalang memainkan wayang kulit di balik kelir, yaitu layar yang terbuat dari kain putih, sementara di belakangnya disorotkan lampu listrik atau lampu minyak (blencong), sehingga para penonton yang berada di sisi lain dari layar dapat melihat bayangan wayang yang jatuh ke kelir. Untuk dapat memahami cerita wayang (lakon), penonton harus memiliki pengetahuan akan tokoh-tokoh wayang yang bayangannya tampil di layar.

Wayang kulit yang sekarang berkembang menurut sejarahnya telah digubah oleh Sunan Kali Jogo dalam upayanya penyebaran agama islam di Pulau Jawa. Cerita atau lakon yang dibawakan oleh dalang atau sutradara dalam pementasan wayang kulit diantaranya adalah Ramayana, Mahabarata, dan atau cerita cerita lain menurut gubahan dalang sendiri.
Anda dapat menyaksikan pementasan wayang kulit di Musem Sonobudoyo setiap malamnya atau dapat pula anda saksikan di Sasono Hinggil sebelah utara Alun-alun Selatan Yogyakarta. Anda akan merasakan suasana mistik dan keindahan warisan budaya jawa yang berkualitas tinggi setiap momennya.

Pagelaran wayang kulit di Sasono Budoyo

Pagelaran wayang kulit di Sasono Budoyo

 

K. Parangtritis

Pantai disebelah selatan kota Yogyakarta ini menyimpan keindahan alam yang menakjubkan dan juga menyimpan segudang misteri jawa yang tiada duanya. Dengan ombak yang relatif besar, dan tebing tebing batu disebelah timur suasana eksotis akan anda temui di pagi hari ketika matahari terbit dan juga sore hari ketika matahari terbenam.
Pantai Parangtritis juga dihubungkan dengan Legenda Nyi Roro Kidul penguasa pantai selatan dan Kesultanan Yogyakarta secara turun temurun mempunyai hubungan yang dekat dengan Nyi Roro Kidul ini. Hubungan yang secara mistis digambarkan dengan letak Pantai Parang Tritis, Keraton Yogyakarta, Tugu Yogya, serta Gunung Merapi yang berada dalam garis lurus.
Mengunjungi Yogyakarta tanpa mengunjung Pantai Parangtriris menjadi kurang bermakna apalagi sambil mencicipi aneka ikan laut segar di sebelah barat pantai Parangtritis.

L. Kerajinan Kulit, Manding
Kabupaten Bantul memiliki warisan buadaya yang beraneka ragam, salah satu kerajinan yang dimiliki oleh Bantul adalah kerajinan kulit, Manding. Bertempat di Dusun Manding, Sapdodadi, Bantul anda dapat berbelanja beraneka aksesoris yang terbuat dari kulit disini. Mulai dari jaket, tas, dompet, tas, ikat pinggang dan aksesoris lain yang dibuat sesuai dengan pesanan yang anda inginkan dapat diperoleh disini.

M. Kerajinan Gerabah, Kasongan
Kerajinan Gerabah di Dusun Kajen, Desa Bangunjiwo, Bantul telah diwariskan secara turun temurun sejak tahun sejak jaman Belanda. Masyarakat di Dusun ini secara khusus membuat berbagai barang kerajinan yang berbahan baku dari tanah liat. Mulai dari guci dengan berbagai motif, pot berbagai ukuran, souvenir, pigura, hiasan dinding, perabotan seperti meja dan kursi, bunga tiruan dari daun pisang, perabotan dari bambu, topeng-topengan dan masih banyak yang lainnya yang anda temukan di daerah ini.

Silakan DOWNLOAD di sini untuk berbagai pilihan paket Jogja Tour.

Pantai Ngrenehan

Candi Ratu Boko

Turis Jerman ini sedang membatik

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.
Fill Captcha
Fill Captcha