Argopuro berada di dalam deretan Pegunungan Iyang yang terletak di dalam wilayah 4 kabupaten, yaitu Probolinggo, Situbondo, Bondowoso dan Jember. Salah satu deretan hutan tropis terbesar dan terbaik di pulau Jawa dengan satwa-satwa endemik yang khas. Petilasan Rengganis berada di salah satu puncakannya, menjadi tujuan utama para pendaki dalam perjalanan jauh sepanjang 45 kilometer.
Equator Indonesia mengajak Anda untuk berada di dalamnya. Berjalan kaki menyusuri rute trekking terpanjang di pulau Jawa.
Itinerary :
Hari 1
05.00
Kami akan menjemput Anda di kota Surabaya pada tempat yang telah disepakati (bandara/hotel/stasiun/terminal bus dll).
05.00-09.00
Perjalanan menuju basecamp pendakian Argopuro di desa Baderan, Situbondo.
09.00-10.00
Tiba di desa Baderan, melakukan persiapan sebelum perjalanan panjang. Desa Baderan berada pada ketinggian 560 meter di atas permukaan laut.
10.00-12.00
Memulai pendakian, kita akan berjalan menyusuri daerah perladangan penduduk. Raungan motor-motor trail kadang melintas setiap saat melewati kita.
12.00-13.00
Istirahat makan siang, perjalanan telah meninggalkan perladangan dan mulai memasuki hutan.
13.00-18.00
Mulai memasuki hutan tropis. Perjalanan landai dengan variasi trek yang naik dan turun. Melewati beberapa savana yang begitu panjang dengan pohon-pohon pinus yang memagarinya seperti alun-alun kecil dan alun-alun besar. Daerah luas yang hampir selalu berkabut tiap menjelang senja.
Melintasi alun-alun kecil
18.00
Kita telah tiba di Mata Air 2 di atas salah satu punggungan bukit. Camp didirikan di sini.
Hari 2
06.00-08.00
Selepas bangun tidur, kita akan menikmati sarapan terlebih dahulu. Lalu bersiap untuk menjalani hari ke-2 pendakian yang begitu panjang.
08.00-12.00
Rangkaian pegunungan Iyang di atas ketinggian 2000 meter dpl adalah variasi antara hutan pinus dan savana. Trek yang panjang disebabkan karena kita harus memutari beberapa punggungan bukit sebelum mencapai puncak Rengganis dan Argopuro. Naik turun lalu melewati savana yang begitu panjang dan datar. Perjalanan seperti ini akan banyak dijumpai di hari kedua pendakian.
Menjelang tengah hari kita akan tiba di alun-alun Cikasur yang ditandai dengan beberapa savana yang berjejer sebelumnya lalu dibatasi sebuah aliran sungai yang ditumbuhi oleh tumbuhan selada air, sejenis sayuran yang biasa dimakan oleh para pendaki Argopuro.
Tanaman selada air
12.00-13.00
Alun-alun Cikasur adalah bekas landasan pesawat kecil pada jaman penjajahan Jepang. Di sini pernah dilepas ratusan menjangan untuk konservasi satwa di pegunungan Iyang. Beberapa bekas landasan seluas 3 kali lapangan sepak bola masih tampak, dipagari oleh beberapa parit yang cukup besar. Sementara sisa-sisa reruntuhan bangunan Jepang masih teronggok ditumbuhi lumut dan semak-semak. Alun-alun ini dikelilingi oleh barisan hutan pinus yang sangat luas.
Di sini kita akan beristirahat sambil makan siang.
Alun-alun Cikasur
13.00-16.00
Perjalanan selepas alun-alun CIkasur adalah perjalanan yang cukup menanjak. Menyusuri hutan pinus yang sangat lebat. Jika beruntung, kita dapat melihat seekor unggas yang mirip kasuari berbulu banyak dan warna-warni. Ayam bekisar pun beterbangan setiap saat, sampai terheran bahwa ayam dapat terbang di sini. Tanaman jelatang mulai mengganggu di sini. Sejenis tanaman yang daunnya ditumbuhi bulu-bulu yang menyebabkan gatal jika dipegang pleh tangan.
Kita akan mengakhiri perjalanan hari ke-2 ini di Cisentor. Sebuah sungai yang sangat jernih mengalir di situ.
Trek menuju Cisentor
16.00
Cisentor adalah pemberhentian terakhir sebelum memuncaki perjalanan keesokan harinya. Di sini kita akan membangun tenda dan bermalam.
Hari 3
03.00-03.30
Bangun tidur dan bersiap untuk melakukan summit attack.
03.30-07.00
Perjalanan menuju puncak Rengganis dari camp Cisentor. Kita akan melewati Rawa Embik dan beberapa savana di jalur ini. Perjalanan akan semakin mendaki begitu mendekati puncak Rengganis. Beberapa bekas petilasan candi mulai terlihat di puncakan bukit, dan itu berarti sebentar lagi kita akan tiba di puncak Rengganis.
Trek savana menuju puncak Rengganis
07.00-08.00
Kita telah tiba di puncak Rengganis. Puncak Rengganis adalah puncak yang menjadi target utama pendakian Argopuro. Puncak yang masih rimbun oleh pepohonan, di bawah terdapat sisa petilasan candi, pertanda bahwa di jaman dahulu pernah ada aktifitas kehidupan maupun ritual keagamaan di sini. Di beberapa titik tercium aroma solfatara. Argopuro adalah sisa dari volcano tua yang telah mati.
Bekas petilasan di Puncak Rengganis
Jika cuaca cerah, akan terlihat barisan pegunungan yang membentang di timur dan di barat pegunungan Iyang.
08.00-10.00
Trekking turun menuju ke camp Cisentor.
10.00-11.00
Tiba di camp Cisentor. Sebelum meneruskan perjalanan turun, kita akan sarapan terlebih dahulu.
11.00-18.00
Kita akan berjalan turun ke sisi yang berseberangan dengan jalur naik. Tujuan kita adalah desa Bremi, dan di tengah perjalanan akan melewati Danau Taman Hidup. Di danau ini kita akan bermalam.
Trek turun ini relatif lebih pendek daripada ketika naik. Namun terasa lebih berat karena harus mendaki dan menuruni beberapa bukit. Rute lebih rapat oleh tumbuhan, pohon-pohon yang bertumbangan dan dipagari oleh beberapa tanaman jelatang. Sesekali masih akan melintasi beberapa buah savana.
18.00
Tiba di danau Taman Hidup, kita akan membangun tenda dan bermalam di sini.
Hari 4
05.00-07.00
Danau Taman Hidup dikelilingi oleh bukit-bukit yang lebat oleh hutan tropis. Kabut tebal akan menutupi danau ketika bangun tidur nanti dan mulai tersibak seiring matahari yang mulai naik. Ada sebuah dermaga yang dibangun agar orang-orang dapat mendekat tepat menuju pinggir danau. Daerah tepian danau adalah tanah yang begitu becek.
Kita akan bersiap untuk turun menuju desa Bremi.
Danau Taman Hidup
07.00-13.00
Turun menuju desa Bremi. Kita akan melewati barisan hutan pinus yang masih tersisa hingga daerah perladangan dan kebun desa Bremi. Desa Bremi adalah desa terkenal di Probolinggo sebagai penghasil susu sapi perah. Kita akan menikmatinya begitu tiba di sana.
Industri susu sapi murni di Bremi
13.00-16.00
Perjalanan pulang menuju Surabaya.
Fasilitas :
- Guide
- Porter
- Tenda
- Breakfast, lunch, dinner di gunung
- Logistik di gunung
- Transport mobil, Surabaya-Baderan (Situbondo) dan Bremi (Probolinggo)-Surabaya
- Registrasi
- Asuransi
Yang seharusnya Anda bawa :
- Jaket
- Pakaian cadangan
- Sleeping bag
- Rain coat atau ponco
- Head lamp atau senter
- Obat-obatan pribadi
- Sepatu trekking
- Gaiter
- Sarung tangan
- Kaos kaki tidur
- Penutup kepala
- Daypack
- Kamera
Pemesanan :
- Kirim e-mail ke alamat info@equator-indonesia.com. Silakan memesan paket pendakian yang akan Anda jalani.
- Silakan melunasi pembayaran sebesar 50 % seminggu sebelum pendakian. 50 % berikutnya akan dibayarkan setelah pendakian.
- Jika pembatalan oleh pihak klien, maka pembayaran tak bisa dikembalikan. Jika pembatalan karena force majeur, maka pembayaran akan dikembalikan.
- Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi +62 274 839 1263 (Jarody Hestu)
Harga :
contact us by e-mail info@equator-indonesia.com






Bank Mandiri : 









Posted in
Tags: 

















