~ Dari perjalanan saya di Komodo, beberapa bulan yang lalu

Cerdas. Itulah yang bisa saya gambarkan mengenai binatang purba ini setelah mendengarkan kisahnya dari para polisi Kehutanan di Taman Nasional Komodo Desember 2010 lalu. Komodo Dragaon (Varanus komodoensis) adalah keturunan langsung dari hewan purba yang masih hidup dan dapat kita lihat hanya sekali lagi hanya di bumi Indonesia.

Jumlah Komodo pun masih terbilang banyak 2000an yang terbagi rata di Pulau Komodo dan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo,NTT. Komodo adalah hewan yang sangat cerdas. Penampilannya yang terkesan hanya hewan pemalas, berjalan pelan, tapi siapa sangka ia dapatberlari dengan kencang secepat rusa.

Jernih air laut di Pulau Padar Taman Nasional Komodo

Cerdas yang dimaksud disini adalah dia amat perhitungan dengan kekuatan mangsanya. Apabila ia melihat mangsanya lemah, dalam keadaan sendirian, dia akan menggigit kakinya. Namun tidak segera bertarung satu lawan satu dengan mangsanya seperti ayam jago. Ia tidak mau ambil pusing, dia ikuti mangsa itu,,sampai bekas lukanya membusuk karena jutaan bakteri yang ada di air liurnya, Sehingga si mangsa pun cacat tidak bisa jalan. Barulah sang naga menghantam mangsanya itu.

Siapa sangka pula bahwa Komodo adalah perenang ulung. Komodo adalah penguasa daerahnya. Ia tidak mau mengungsi dari daerahnya. Alkisah ada Seekor Komodo yang sering hilir mudik di Kampung Komodo. (kampung rakyat yang terletak di Pulau Komodo). Karena membahayakan. si Komodo pun dipindahkan ke Pulau Rinca oleh petugas Polhut.yang Jaraknya kurang lebih 2 Jam Naek Perahu. Komodo itu keesokan harinya sudah kembali ke Pulau Komodo. Laut bukan masalah buat dia untuk diseberangi.

Perahu Nelayan di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo

Ada juga kisah yang tragis dari penduduk kampung Komodo, dimana seeroang anak 9 tahun kecil tewas di gigit komodo. Rumah adat di Kampung Komodo sebenarnyasudah cukup aman dari KOmodo, berbentuk rumah panggung menyerupai rumah adat di Pulau Flores, NTT. Namun malangnya anak itu tergigit komodo saat dia sedang buang air besar di MCK yang sedikit jauh dari rumahnya dan terletak diatas tanah. Cerita ini saya dengar dari Polhut di Taman Nasional Komodo.

Ketika anak itu jongkok, digigitnya bagian perut samping anak itu, hingga bagian ginjalnyaterkoyak. Anak itu sempat dibawa ke Labuan Bajo untuk mendapatkan pertolongan. Namun lukanya yang sudah cukup parah pada akhirnya merenggut ajalnya. Jangan main-main dengan Komodo. Asalkan kita ikuti petunjuk dari petugas kita akan aman jalan – jalan di Pulau Komodo. Jurassic Park-nya Indonesia.

Kapal – Kapal yang bersandar di pelabuhan Labuan Bajo

Tapi ternyata Komodo paling takut dengan babi hutan. ketika ada babi hutan yang mendekat Komodo itu langsung meninggalkan areanya,kenapa bisa begitu? jadi begini ceritanya. Ketika Komodo berduel satu lawan satu dengan babi hutan. Jelaslah Komodo itu menang. Namun babi hutan itu terus mengeluarkan suara pada saat berkelahi. Benar saja setelah itu datanglah teman2 sebangsanya. Langsung mengeroyok Komodo itu. Matilah si Komodo. Cerdas dan belajar dari pengalaman itulah Komodo. Hingga saat ini Komodo berikutnya tidak berani dekat – dekat dengan babi hutan. Karena dulu rekannya sesama Komodo yang pernah berduel dengan babi hutan kalah dan mati dikeryokok ibarat suporter Bobotoh Persib Bandung yang sedang berjalan sendirian lengkap dengan atributnya berjalan disekitar Lebak Bulus. Yaa tentu saja dia bisa dihajar habis-habisan oleh JakMania.

Babi Hutan yang sangat ditakuti Komodo

Sampai sekarang Terlepas dari itu semua, Pulau Komodo dan sekitarnya menyimpan pesona panorama yang sangat luar biasa. Hutan tropis, Mangrove, Padang Savana yang luas, Jernihnya air laut di pulau – pulau yang ada di kompleks Taman Nasional Komodo dan lain – lain. Saya sangat menganjurkan anda untuk kesana. Karena ya cuma di Indonesia aja anda bisa lihat binatang purba. Bukan Jurrasic Park artificial versi Steven Spielberg..hehehe. so are u dare enough? Lets’ Join Us Jelajah khatulistiwa bersama EQUATOR INDONESIA.

~ Fajar Suryo Isworo

Hutan Mangrove Dengan Laguna di Pulau Padar Berlatar Belakang Pulau Komodo

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.
Fill Captcha
Fill Captcha